Majelis Adat Negeri Tanjung semakin intens dalam melakukan pendekatan kepada para pemangku kepentingan di Kawasan Industri Kuala Tanjung. Rabu (11/2) Datuk Ismail Tanjung bersama tim melakukan kunjungan kerja dan silaturrahim ke PT. Bakrie Renewable Chemicals (BRC)
Pemimpin majelis adat, Datuk Ismail mengungkapkan, pertemuan yang kental dengan nuansa kekeluargaan itu, menjadi momentum majelis untuk menyampaikan kepada masyarakat luas, khususnya yang berkaitan dengan lintasan sejarah budaya, adat-istiadat Melayu tempatan.
Selain itu, juga disampaikan mengenai rencana langkah kerja, serta kemungkinan membangun kerjasama produktif antara Majelis Adat Negeri Tanjung dengan perusahaan nasional tersebut.
"Kami berharap adanya hubungan kerjasama yang saling menguntungkan dalam berbagai bidang, baik sosial, ekonomi, budaya dan pendidikan antara majelis dan pihak perusuhaan. Karena apapun tindakan ke depan semuanya tentulah merupakan suatu upaya dan usaha guna menyejahterakan warga masyarakat, terlebih yang berada di sekitar kawasan industri" Kata Datuk bergelar Kesuma Negeri itu kepada Kilas8 .
Ia juga menjelaskan, pada prinsipnya, keberadaan majelis yang dipimpinnya akan dapat menjadi semacam payung kultural warga Mlelayu, di mana kepentingan terhadap terpeliharanya adat budaya akan menjadi fundamen penting dalam melakukan perbaikan kehidupan, pengihdupan, serta kondisi lingkungan yang kondusif dalam berbagai aspek.
"Majelis Adat Negeri Tanjung sangat menghargai kesediaan unsur manjemen Bakrie Renewable Chemical yang menyambut dengan baik kehadiran kami. Keakraban yang tercipta, diharapkan dapat menjadi awal dari kebersamaan langkah-langkah konstruktif pada masa mendatang" Sebut Dattuk Ismail Tanjung yang hadir bersama Penasehat Majelis, Abu Zahrul dan Setia Usaha Majelis, Datuk Khairul Ibrahim Tanjung .
Unsur Manajemen perusahaan, Budi Hermanto merespons positif keberadaan dan kehadiran majelis. Dia memaparkan, bahwa sejauh ini peranan dan tanggungjawab sosial dan lingkungan, semaksimal mugkin telah dilaksanakan oleh pihak korporasi produsen kimia tersebut.
Sejauh ini, jelas Budi, aktivitas sosial perusahaan telah turut menyentuh langsung kepentingan warga sekitar, termasuk bidang pe didikan, ekonomi kerakyatan serta keagaamaan.
Diakui, Pihak PT.BRC juga punya perhatian tersendiri dalam tindakan yang bersifat ,membantu persoalan stunting, development school dan program pemberdayaan masyarakat, termasuk mendorong kecukupan asupan gizi.****k.i.tanjong.
Tags:
Melayu
